SKI

Sentral Kerohanian Islam

PH

Pengurus Harian

PE

Pengembangan Entrepreneur

MB

Minat dan Bakat

PM

Pengabdian Masyarakat

KPF

Keilmuan dan Pengembangan Farmasi

POSDAM

Pengembangan Organisasi dan Sumber Daya Manusia

Showing posts with label Divisi KPF. Show all posts
Showing posts with label Divisi KPF. Show all posts

Tuesday, April 13, 2010

Mahasiswa sebagai Agent of Change

Perlu disadari, mahasiswa adalah intelektual terdidik. Kaum muda dengan segala potensi memiliki kesempatan dan ruang untuk berada dalam lingkungan akademis yang disebut kampus.

Harapan besar menunggu kalangan terdidik ini menjadi penerus kepemimpinan bangsa, negara ini menunggu waktu untuk mereka urus, bukan merusuh. Sebagai kaum menengah ke atas, karena hanya lima persen saja dari masyarakat Indonesia yang merasakan sebagai mahasiswa, tidak seharusnya kelakuan urakan dan emosional mereka perturutkan.

Reformasi sebagai momen penting di Indonesia pun, adalah hasil perjuangan mahasiswa dengan gerakannya. “Alam kebebasan berdemokrasi, tanpa tekanan otoriter sekarang ini adalah buah dari pola-pola gerakan yang dilakukan oleh kaum terdidik yang ingin bangsanya mengalami perubahan,” terangnya.

Sebagai kaum terdidik yang hidup dalam komunitas masyarakat, mahasiswa memiliki beberapa peran penting. Pertama, sebagai iron stock, yaitu mahasiswa diharapkan menjadi manusia tangguh yang memiliki kemampuan dan akhlak mulia yang dapat menggantikan generasi-generasi sebelumnya. Artinya mahasiswa merupakan aset, cadangan dan harapan bangsa. Kongkritnya sebagai penerus tonggak estafet bangsa.

Kedua, mahasiswa sebagai agent of change. Dimana mahasiswa sebagai agen dari suatu perubahan yang diharapkan dalam rangka kemajuan bangsa. Dilakukan dengan memperjuangkan hak-hak rakyat kecil dan miskin, mengembalikan nilai-nilai kebenaran yang diselewengkan oleh oknum-oknum elit. Dalam perubahan ini mahasiswa harus menjadi garda terdepan.

Ketiga, mahasiswa sebagai agent of problem solver. Dimana, mahasiswa harus menjadi generasi yang memberikan solusi dari setiap persolaan yang terjadi dalam lingkungan dan bangsanya sendiri. Dengan berbagai analisa dan kajian-kajian akademik yang dilakukan, semestinya mahasiswa bisa membantu jalan keluar terhadap kondisi sulit yang dihadapi oleh pengambil kebijakan.

Keempat, mahasiswa sebagai agent of control. Fungsi ini dilakukan terhadap penyimpangan yang dilakukan oleh penguasa negara. Berpijak dari ungkapan Jo Grimmond, mantan anggota Parlemen Inggris, mahasiswa harus berontak terhadap birokrasi dalam semua bentuk dan sikapnya. 

Thursday, December 10, 2009

Jenis Beasiswa Di UAD Dan Tips Trik Mendapatkannya

Jenis Beasiswa (Rutin):
  1. Beasiswa UAD
  2. Beasiswa Supersemar
  3. Beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (BBBM)
  4. Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (BPPA)
  5. Bea-Mahasiswa
  6. Beasiswa lainnya (tentatif)

Syarat Pengajuan beasiswa UAD :
  1. IPK semester I  ³ 3.25 (foto copy KHS)
  2. Terdaftar aktif pada semester II (foto copy KTM)
  3. Mengumpulkan foto copy nilai UAN
  4. Mengisi formulir yang telah disediakan
  5. Melampirkan fotokopi Sertifikat Program Pengenalan Kampus UAD.

Syarat Pengajuan Beasiswa Supersemar:
  1. Aktif kuliah, dengan melampirkan fotokopi Kartu Mahasiswa yang masih berlaku;
  2. Berkelakuan baik,  dengan bukti surat keterangan dari Fakultas;
  3. Terdaftar sebagai mahasiswa UAD min. semester III dan maksimal semester VII;
  4. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif min. 2.75, diprioritaskan bagi IPK 3.00 ke atas;
  5. Jika sudah pernah memperoleh Beasiswa Supersemar selama menjadi mahasiswa UAD, diutamakan bagi yang mengajukan perpanjangan;
  6. Tidak berstatus sebagai penerima beasiswa lain atau sedang mengusulkan beasiswa lainnya (tidak boleh dobel);
  7. Aktif dalam kegiatan kemahasiswaan;
  8. Diutamakan dari keluarga tidak mampu dengan penghasilan maksimal Rp 2 juta per bulan bagi orang tua/wali mahasiswa dengan tanggungan 1 (satu) anak kuliah, dan maksimal Rp 3 juta per bulan bagi orang tua/wali mahasiswa dengan tanggungan 2 (dua) atau lebih anak kuliah;
  9. Masuk pada daftar EPSBED (Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri);
  10. Menandatangani daftar usulan calon penerima beasiswa Supersemar (setelah seleksi di tingkat Universitas).

Syarat Pengajuan Beasiswa Bantuan Belajar Mahasiswa (BBBM) dan Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (BPPA) :
  1. Dari Program Studi Perguruan Tinggi yang berada dibawah pembinaan Dirjen Dikti Depdiknas (mahasiswa FAI tidak dibolehkan, dikarenakan dibawah Kopertais/Depag);
  2. Aktif kuliah, dengan melampirkan fotokopi Kartu Mahasiswa yang masih berlaku;
  3. Berkelakuan baik,  dengan bukti surat keterangan dari Fakultas;
  4. Terdaftar sebagai mahasiswa UAD min. semester III dan maksimal semester VII;
  5. Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif min. 2.75, diprioritaskan bagi IPK 3.00 ke atas;
  6. Khusus bagi pengusul BPPA diutamakan dari Program Studi Eksakta;
  7. Jika sudah pernah memperoleh BBBM/BPPA selama menjadi mahasiswa UAD, diutamakan bagi yang mengajukan perpanjangan;
  8. Tidak berstatus sebagai penerima beasiswa lain atau sedang mengusulkan beasiswa lainnya (tidak boleh dobel);
  9. Aktif dalam kegiatan kemahasiswaan;
  10. Diutamakan dari keluarga tidak mampu dengan penghasilan maksimal Rp 2 juta per bulan bagi orang tua/wali mahasiswa dengan tanggungan 1 (satu) anak kuliah, dan maksimal Rp 3 juta per bulan bagi orang tua/wali mahasiswa dengan tanggungan 2 (dua) atau lebih anak kuliah;
  11. Masuk pada daftar EPSBED (Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri) lihat di www.evaluasi.or.id/profile.php

Syarat Pengajuan Bea-Mahasiswa (khusus bagi Mahasiswa DIY)
  1. Bagi Mahasiswa Tidak Mampu
  2. Mahasiswa Berprestasi
  3. Mahasiswa program regular;
  4. Berasal dari DIY (KTP DIY);
  5. minimal telah menempuh pendidikan selama 1 tahun, maksimal semester VII
  6. status belum kawin;
  7. tidak sebagai penerima/pengusul beasiswa lain;
  8. mahasiswa aktif;
  9. diutamakan yang mengajukan perpanjangan;
  10. menyertakan surat keterangan dari kepala desa/lurah setempat;
  11. IPK minimal 2.75.
  12. Point 1 s.d. 6 sama dengan syarat usulan bagi mahasiswa tidak mampu;
  13. IPK minimal 3.00;
  14. Aktif di organisasi kemahasiswaan di UAD;
  15. memiliki prestasi non akademik selama menjadi mahasiswa. 
Trik untuk memperoleh Beasiswa:
  1. Aktif di kegiatan mahasiswa dengan menjadi pengurus organisasi kemahasiswaan (ORMAWA). Semakin tinggi kedudukan dalam kepengurusan lebih diutamakan.
  2. Aktif diberbagai event kegiatan bakat minat maupun penalaran ilmiah. Semakin tinggi levelnya semakin besar skornya.
  3. Indeks Prestasi minimal 2.75, namun sangat diutamakan IPK minimal 3.00.
  4. Rajin mencari informasi beasiswa di: papan pengumuman di Fakultas/Program Studi, www.kopertis5.org, www.kemahasiswaan.uad.ac.id, atau diberbagai sumber informasi lainnya.
  5. Lengkapi seluruh persyaratannya

Catatan:
IPK tinggi sangat tidak menjamin seseorang memperoleh Beasiswa, jika yang bersangkutan tidak aktif pada Organisasi Kemahasiswaan.

Kelengkapan apa saja yang perlu disiapkan sejak dini?
  1. Fotokopi sertifikat telah mengikuti Program Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru di UAD
  2. Fotokopi Kartu Keluarga yang sudah dilegalisir
  3. Berbagai sertifikat, piagam, surat tugas, surat keputusan sebagai pengurus kemahasiswaan, surat keputusan sebagai panitia kegiatan, dll.

Tuesday, October 13, 2009

Pelajaran Hidup Dari Seorang Loper Koran

Rabu Malam, Tanggal 21 Mei lalu, saat itu aku sedang dalam perjalanan pulang dari tempat temanku di jalan Kaliurang, pusing dan capek “sangat setia” menemaniku dalam perjalananku ini.. Karena itulah, saya kebut Nouvo-ku saking tidak sabarnya untuk sampai kos & tidur. Kebetulan saat itu, saya melewati jalan Gayam, deket Stadion Mandala Krida. Tiba-tiba perutku kerasa sangat lapar, Saya perlambat kecepatan motorku untuk mencari warung Burjo sekedar untuk mengisi perut, pada saat mencari itu aku tidak sengaja melihat ke sebuah posko dipinggir jalan. Ketika aku lihat lebih dekat barulah aku tersadar kalau disitu ada seorang penjual koran (maaf) dengan kursi roda, koran diatas pahanya ditutupi plastik, duduk dipojokan sendirian. 

“Degg...Astaghfirullah, perasaan kasihan, iba, kagum, takjub, bercampur dalam pikiranku, dia hanya penjual koran, punya kekurangan indra, tapi dia punya semangat yang besar untuk berusaha, punya semangat yang besar untuk menghadapi cobaan, punya jiwa yang besar untuk tidak menyesali semua beban yang dia pikul, tidak berputus asa, sedangkan aku hanya orang berhati kerdil, yang kadang ketika diberikan sedikit beban, sudah merasa sakit, gampang menyerah, dia lebih hebat dari aku, aku yang taunya cuma mengeluh, gampang jatuh ketika terpuruk.

Setelah berjalan beberapa saat ternyata tidak ketemu juga warung-nya, aku putuskan untuk langsung pulang, sadar jam sudah hampir menunjuk angka 11 tandanya pintu gerbang kosku ditutup, aku putuskan langsing pulang saja tak peduli lagi ma perut, gampang nanti bisa minum susu atau makan apalah dikos nanti. 
Sesampai di kos setelah bersih-bersih aku rebahkan badanku yang sudah capek ini, saat itu saya kembali teringat dengan loper koran tadi, Sejenak aku bersyukur dalam hati kepada masih diberikan sedikit kehidupan lebih dari dia, diberikan sedikit nikmat lebih dari dia, diberikan rejeki lebih dari dia...

Dua hari kemudian...

Sabtu pagi, tanggal 23 Mei, aku pergi ke Kampus I UAD, saat itu pulangnya melewati Jl. Kapas, aku kembali melihat loper koran yang ku lihat hari Rabu lalu, dia “berjalan” diatas kursi roda, dia membawa koran, dengan muka yang cerah, tersenyum, seakan dia melewati semuanya tanpa beban...

Kembali aku merasa rendah di depan dia, sambil mengucap dalam hati “ Ya ALLAH... Jadikan hambamu ini dari golongan orang2 yang selalu bersyukur atas nikmatMU”. Hari ini aku dapat pelajaran dari tukang koran, pelajaran hidup yang tak ternilai.



From: http://faik-mulachella.blogspot.com/2009/05/pelajaran-hidup-dari-seorang-loper.html


By Faik Fauzi 
     Divisi KPF BEMF Farmasi UAD    

Daftar Tanaman Obat Indonesia


Berikut ini daftar tumbuhan obat Indonesia yang sudah terbukti khasiatnya untuk kesehatan. Tanaman-tanaman obat ini telah tervalidasi oleh Tim CoData Indonesia pada tahun 2002. Lengkap dengan foto dan kegunaan.


A

Adas

Adem Ati

Ajeran

Akar Manis

Akar Wangi

Alang Alang

Alpokat

Andong

Angsana

Anting-anting

Anyang Anyang

Apel

Aren

Asam Jawa

Awar Awar 


B

Bandotan

Bangle

Baru Cina

Bawang Merah

Bawang Putih

Bayam

Bayam Duri

Belimbing Asam

Belimbing Manis

Belimbing wuluh

Beluntas

Benalu

Beringin

Bidara Laut

Bidara Upas

Biduri

Bligu

Blustru

Boroco

Brojo Lintang

Brokoli

Brotowali

Buah Makasar

Buah Nona

Buncis

Bunga Kenop

Bunga Matahari

Bunga Pagoda

Bunga Pukul Delapan

Bunga Tasbih

Bungli

Bungur

Bungur Kecil

Buni



C

Cabai Merah

Cabai Rawit

Cabe Jawa

Cakar Ayam

Calingcing

Ceguk

Cempaka Kuning

Cempaka Putih

Cendana

Cengkeh

Ceremai

Cincau

Ciplukan



D

Dadap Ayam

Dadap Serep

Dandang Gendis

Daruju

Daun Dewa
Daun duduk

Daun Encok

Daun Jintan

Daun Kentut

Daun Madu

Daun Sendok

Daun Senna

Daun Ungu

Delima 


E

Ekor Kucing

Enau



G

Gadung

Gambir

Gandarusa

Gendola

Genje

Ginjean

Greges Otot

Gude



H

Halia



I

Iler

Inggu



J

Jagung

Jahe

Jamblang

Jambu Biji

Jambu Monyet

Jamur Kayu

Jarak

Jarak Bali

Jarak Ulung

Jarong

Jati Belanda

Jayanti

Jengger Ayam

Jeruk Nipis

Jeruk Purut

Jintan Putih

Jintan/Ajeran

Johar

Jombang

Jung Rabab



K

Kacapiring

Kaki Kuda

Kaktus Pakis Giwang

Kamboja

Kapas

Kapasan

Kapulaga

Kastuba

Katu

Kayu Manis (padang)

Kayu Putih

Kecubung

Kecubung Gunung

Kedelai

Keji Beling

Kelapa

Kelingkit Taiwan

Kelor

Kembang Bokor

Kembang Bugang

Kembang Coklat
Kembang Kertas

Kembang Pukul Empat

Kembang Sepatu Sungsang

Kembang Sore

Kembang Sungsang

Kemuning

Kenanga

Kencur

Ketepeng Cina

Ketepeng Kecil

Ketimun

Ki Tolod

Klabet

Kol Banda

Kompri

Kubis

Kubis Bunga

Kucing Kucingan

Kumis Kucing

Kunci Pepet

Kunyit

Kwalot 
L

Lada

Landep

Landik

Legundi

Lempuyang Gajah

Lempuyang Wangi

Lengkuas

Lenglengan

Lidah Buaya

Lidah Ular

Lobak



M

Mahkota Dewa

Mahoni

Mamang Besar

Manggis

Mangkokan

Melati

Mengkudu

Meniran

Mimba

Mindi Kecil

Mondokaki

Murbei



N

Nampu

Nanas

Nanas Kerang

Ngokilo

Nona Makan Sirih



P

Pacar Air

Pacar Cina

Padi

Pala

Pandan Wangi

Pare

Patah Tulang

Patikan Cina

Patikan Kerbau

Pecut Kuda

Pecut Kuda

Pegagan

Pepaya

Permot

Petai Cina

Pinang

Pisang
Pohon Merah

Portulaka

Poslen

Prasman

Pulai

Pule Pandak

Pulutan

Putri Malu  


R

Rambutan

Rincik Bumi

Rumput Mutiara



S

Saga

Salam

Salvia

Sambang Darah

Sambang Getih

Sambiloto

Sambung Nyawa

Sangitan

Sangketan

Sawi Langit

Sawi Tanah

Secang

Seledri

Semanggi Gunung

Semangka

Sembung

Senggani

Sengugu

Sereh

Sesuru

Siantan

Sidaguri

Sirih

Sirsak

Sisik Naga

Som Jawa

Sosor Bebek

Srigading

Srikaya



T

Tahi Kotok

Tanduk Rusa

Tapak Dara

Tapak Kuda

Tapak Liman

Tasbeh

Tebu

Teh

Tembelekan

Tempuyung

Temu Hitam

Temu Kunci

Temu Putih

Temu Putri

Temulawak

Teratai

Teratai Kerdil

Tomat

Tunjung

Turi



U

Ubi Kayu

Urang-Aring



W

Waru

Wijaya kusuma

Wortel




By Faik Fauzi 
     Divisi KPF BEMF Farmasi UAD